Dalam upaya menumbuhkan kesadaran global dan kepekaan sosial pada mahasiswa, tim dosen dan mahasiswa dari Program Studi S2 Akuntansi Universitas Negeri Malang menyelenggarakan kegiatan International Community Service di Gombak, Kuala Lumpur. Kegiatan ini menghadirkan pembicara utama, yaitu Prof. Dr. Etty Soesilowati, MSi dan Dr. Makaryanawati, SE., M.Si., AK., CA., CSRS. Materi yang disampaikan terkait dengan pengolahan jamu tradisional menjadi produk yang marketable serta bagaimana menghitung Harga Pokok Produksi jamu agar dapat menentukan harga jual yang kompetitif. Disamping kedua pemateri utama, kegiatan pengabdian masyarakat internasional ini dibantu oleh mahasiswa Magister Akuntansi UM, antara lain Robbiatul Hasaniah Utami, Moh Mochtar, Diah Ragil, dan Naila Afni, yang menyampaikan cara memasarkan produk jamu secara online melalui digital marketing.
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif pengabdian lintas negara yang bertujuan membangun kerja sama internasional, pertukaran pengetahuan, serta kontribusi nyata dosen akuntansi Universitas Negeri Malang kepada komunitas global. Acara yang berlangsung satu hari ini diisi dengan diskusi interaktif serta workshop pemberdayaan masyarakat terkait digital marketing
Dalam sesi utama, para pembicara menyampaikan materi tentang pentingnya memanfaatkan produk herbal, perhitungan HPP dan harga jual, dan peran mahasiswa Magister Akuntansi dalam pembangunan berkelanjutan lintas batas negara. Selain itu, kegiatan ini juga diwarnai dengan sesi berbagi inspirasi bersama komunitas lokal Gombak yang antusias mengikuti rangkaian acara.
Forum ini bukan hanya bentuk pengabdian kepada masyarakat internasional, tetapi juga menjadi momen refleksi untuk memahami tantangan sosial yang dihadapi komunitas global. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan melalui kerja sama dengan institusi di Malaysia, serta menjadi langkah awal pengembangan program serupa di negara lainnya. Kegiatan ini juga selaras dengan target SDG 17, yakni membangun kemitraan global yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. (Sumber:https://akuntansi-feb.um.ac.id/)




Recent Comments