Batu, 2025 – Tim pengabdian dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Malang (UM) bekerja sama dengan Universiti Malaya, Malaysia, melaksanakan program pengabdian masyarakat berjudul “Peningkatan Kapasitas Petani melalui Edukasi Manajemen Usaha Tani dan Pemberdayaan Ekonomi”. Kegiatan ini berlangsung di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Bumiaji Sejahtera, Kota Batu, Jawa Timur, dan diikuti oleh 20 petani setempat.

Gambar 1 – Suasana pembukaan kegiatan / sambutan ketua tim
Program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan manajerial petani agar mereka tidak hanya fokus pada aspek teknis budidaya, tetapi juga mampu mengelola usaha tani sebagai unit bisnis yang produktif dan berkelanjutan. Materi yang disampaikan meliputi pencatatan usaha tani, perencanaan biaya produksi, strategi pemasaran hasil pertanian, hingga manajemen risiko usaha tani.
“Petani harus memiliki literasi bisnis yang baik agar dapat bersaing di era pasar modern. Melalui edukasi ini, kami berharap mereka mampu mengelola usaha tani secara profesional,” ungkap Dr. H. Ludi Wishnu Wardana, M.M., Ketua Tim Pengabdian FEB UM.

Gambar 2 – Penyampaian materi oleh narasumber
Selain penyuluhan, kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi kelompok tani. Forum ini memberikan ruang bagi petani untuk berbagi pengalaman, mengidentifikasi tantangan, sekaligus merancang solusi yang sesuai dengan kondisi lapangan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, tim pengabdian juga menyerahkan hibah pupuk kepada seluruh peserta. Hibah ini diharapkan menjadi langkah awal penerapan ilmu yang diperoleh selama pelatihan.

Gambar 3 – Diskusi Kelompok Tani

Gambar 4 – Penyerahan hibah pupuk secara simbolis
Program ini merupakan bagian dari skema Program Kemitraan Masyarakat Luar Negeri (PKMLN) dengan menghadirkan kolaborasi internasional. Mitra pengabdian, Dr. Norizah Mohd Mustamil dari Universiti Malaya, turut memberikan perspektif global terkait pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian berkelanjutan. “Kolaborasi lintas negara ini menjadi penting agar petani lokal mendapatkan wawasan lebih luas serta mampu melihat peluang pasar yang lebih besar,” jelas Dr. Norizah.
Melalui kegiatan ini, petani didorong untuk memiliki pola pikir baru: bahwa usaha tani bukan sekadar produksi, melainkan juga pengelolaan usaha yang strategis. Selain memberi dampak langsung kepada petani, kegiatan ini ditargetkan menghasilkan publikasi artikel pada jurnal pengabdian masyarakat terindeks SINTA 4, serta dokumentasi kegiatan sebagai bukti nyata kontribusi perguruan tinggi terhadap pemberdayaan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) No. 8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.



Recent Comments