delegasi dari Universitas Negeri Malang melakukan kegiatan benchmarking ke Pusat Halal Chulalongkorn University di Bangkok, Thailand. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapabilitas riset halal, khususnya pada isu-isu kontemporer seperti adulterasi bahan haram dalam obat-obatan dan vaksin, serta penguatan kerjasama akademik lintas negara dalam kerangka halal science.
Kegiatan berlangsung selama empat jam, diawali dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Halal Science Center, yang menyampaikan topik “Case of Current Sophisticated Haram Adulteration in Medicine” dan “The Role of Collaboration between Ulama and Halal Scientists”. Dalam paparannya, narasumber menguraikan proses ilmiah dan fiqih dalam menetapkan kehalalan suatu produk medis, serta menekankan pentingnya istihalah dan dharurat sebagai konsep kunci dalam fatwa halal vaksin COVID-19.
Peserta kegiatan terdiri dari enam orang delegasi, yang mewakili dosen dan peneliti dari Program Studi Akuntansi dan Halal Science. Diskusi intensif dilakukan mengenai peran akuntansi dalam proses sertifikasi halal, pelaporan keuangan industri halal, serta integrasi halal value chain dalam sistem informasi akuntansi syariah.
Kegiatan ini membuka peluang besar untuk kerja sama lanjutan seperti riset kolaboratif, pertukaran dosen, serta pengembangan kurikulum berbasis halal science dan akuntansi syariah. Potensi keberlanjutan lainnya adalah implementasi sistem halal traceability di Indonesia yang mengadopsi teknologi dan pendekatan dari Chulalongkorn University.




Recent Comments