Sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi dan implementasi kebijakan nasional di bidang akademik, Program Studi S2 Akuntansi Universitas Negeri Malang mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Review Kurikulum S2 Akuntansi. Kegiatan ini dilangsungkan pada tanggal 4 Oktober 2024, bertempat di Aula D7 lantai 2 Universitas Negeri Malang. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meninjau dan menyelaraskan kembali kurikulum Program Magister Akuntansi dengan Permendikbud No. 53 Tahun 2023, yang menekankan pentingnya pembelajaran berbasis capaian, pengakuan terhadap pembelajaran sebelumnya, serta fleksibilitas kurikulum. Program ini turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 (Pendidikan Berkualitas) dan ke-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Kegiatan ini memberikan manfaat langsung kepada dosen Program Studi S2 Akuntansi, khususnya dalam hal pemahaman dan pengembangan kurikulum yang lebih responsif terhadap kebutuhan dunia kerja dan perubahan global. Pembahasan dalam FGD mencakup peninjauan struktur mata kuliah, evaluasi capaian pembelajaran lulusan, serta penyesuaian mata kuliah pilihan. Selain itu, diskusi juga membahas tentang integrasi teknologi digital dalam proses belajar mengajar serta penguatan riset mahasiswa pascasarjana.

Forum ini menghadirkan Ketua Asosiasi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Komisariat Malang Raya Prof. Dr. Puji Handayati, SE., MM., AK., CA., CMA, Wakil Ketua Asosiasi Pengelola S2 Akuntansi Indonesia Wilayah Timur Dr. Umi Muawanah. MSi., AK., CA, perwakilan dari beberapa universitas dan perusahaan yang merupakan pengguna lulusan, serta alumni Magister Akuntansi FEB UM.

Hasil dari FGD ini akan menjadi fondasi dalam penyusunan kurikulum final Program Studi S2 Akuntansi yang direncanakan mulai diterapkan pada tahun akademik 2025/2026. Kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi dosen praktisi dalam pengembangan kurikulum berbasis interdisipliner. Dengan diselenggarakannya FGD ini, Universitas Negeri Malang menunjukkan komitmennya dalam merespon perubahan kebijakan pendidikan nasional serta memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan pendidikan yang berkelanjutan. (Sumber: https://akuntansi-feb.um.ac.id/)

Translate ยป